Tak tandur pari jebul tukule malah suket teki
(Ku tanam padi, ternyata tumbuhnya malah rumput liar)…

Itulah penggalan dari lirik lagu suket teki dari Didi Kempot. Rumput teki yang sebetulnya lebih tepat disebut gulma menjadi tanaman yang tidak dikehendaki tumbuh saat menanan padi. Dijadikan perumpamaan, rasa kecewa berat seseorang karena janjinya diingkari.
Seperti dalam lirik lagu Didi Kempot, gulma teki (Cyperus rotundus L.) dalam dunia pertanian memang dianggap sebagai musuh oleh para petani, karena susah untuk dikendalikan, dan keberadaannya dapat menurunkan produksi tanaman.

Namun lain halnya dalam dunia farmasi, justru teki digunakan sebagai obat herbal karena kandungan senyawa metabolit sekunder didalam umbi teki yang ternyata mempunyai sederet khasiat untuk kesehatan, diantaranya yaitu:

teki berkhasiat
Gambar Teki, sumber: doc pribadi

Kesehatan Kulit
Umbi teki mengandung flavonoid, flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan. Tepung umbi sering digunakan oleh masyarakat Tripoli sebagai bedak dingin, aroma yang khas dari umbi teki memiliki efek yang menyegarkan. Teki dipercaya bisa mengurangi penuaan, melembabkan kulit, mencegah terbentuknya pigmen kulit, mengobati berbagai penyakit kulit seperti gatal, jamur, ruam, kutu air, dan herpes.

Anti Inflamasi
Banyak penelitian yang melaporkan ekstrak yang umbi teki memiliki sifat anti inflamasi. Tingginya kandungan flavonoid pada umbi teki menghasilkan efek anti inflamasi yang sangat tinggi dan kuat. Beberapa penyakit yang bisa diatasi antara lain, diabetes, malaria gangguan hati dan ginjal, serta kencing batu..

Analgesik
Melansir dari Jurnal Ilmiah Farmasi PHARMACON-UNSRAT, ekstrak teki dapat dijadikan sebagai analgesik yang berasal dari kandungan flavonoid. Flavonoid berperan menghambat kerja enzim siklooksigenase. Hal ini akan mengurangi produksi prostaglandin oleh asam arakidonat sehingga dapat mengurangi rasa nyeri.

Anti Kanker
Dilansir dari Prosiding Seminar Presentasi Artikel Ilmiah Dies Natalis FK Unila ke-13 di Bandar Lampung 2015, dilaporkan teki memiliki efek sitotoksik pada sel kanker, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai agen antikanker. Ekstrak metanol bunga teki telah diteliti memiliki efek sitotoksik lemah pada sel leukemia K562 dan L1210 melalui induksi apoptosis pada L1210 sedangkan glikosida steroid dari batang teki memiliki efek sitotoksik terhadap sel limfoma mencit (L5178). Minyak esensial dari umbi teki diujikan pada sel leukemia (L1210) menunjukkan adanya efek sitotoksik dengan cara menginduksi apoptosis. Ekstrak kloroform dan metanol umbi teki telah diteliti juga memiliki efek sitotoksik terhadap sel HeLa dan sel SiHa (sel kanker serviks). Maka dapat disimpulkan bahwa umbi teki dapat dikembangkan sebagai agen antikanker karena memiliki efek sitotoksik melalui induksi apoptosis.

Meredakan Diare
Diare merupakan salah satu gangguan kesehatan pada organ pencernaan yang ditimbulkan oleh bakteri. Ekstrak umbi teki diketahui memiliki aktivitas sebagai antimikroba, kandungan beberapa senyawa metabolit sekunder, seperti saponin, tanin, flavonoid, alkaloid dan terpenoid yang terdapat didalam umbi teki berfungsi sebagai anti mikroba.

Memperbaiki Siklus Haid
Siklus bulanan yang tidak teratur banyak dialami oleh wanita, hal ini disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti stres, pola makan yang tidak sehat dan banyak hal lainnya yang dapat mengganggu siklus bulanan atau menstruasi. Umbi teki ternyata juga memiliki khasiat untuk memperbaiki siklus menstruasi atau haid pada wanita. Umbinya sangat efektif untuk mengatasi gangguan menstruasi berupa nyeri haid karena kandungan sesquiterpenoid dalam minyak atsirinya yang memiliki efek analgesik dan anastetik.

teki berkhasiat
Umbi Teki, sumber: doc pribadi

Mempercepat Proses Pembekuan Darah
Teki mempunyai khasiat untuk mempercepat proses pembekuan darah, atau penghenti pendarahan, juga dapat membantu menyembuhkan luka yang baru. Caranya yaitu dengan menghaluskan bagian tajuk atau umbi teki kemudian diletakkan pada luka maka akan menghentikan pendarahan.

Mengatasi Keputihan
Khasiat teki lainnya untuk mengatasi keputihan pada wanita. Keputihan merupakan salah satu masalah yang mengkhawatirkan hampir seluruh wanita, keputihan yang berlebih dapat mempengaruhi kesuburan. Kandungan senyawa fenol, flavonoid, dan tanin yang mempunyai efek anti bakteri dari ekstrak umbi teki dapat membunuh bakteri penyebab keputihan.

Merangsang Produksi ASI
Bagi seorang ibu yang sedang menyusui, produksi ASI yang sedikit sering menjadi permasalahan. Tidak banyak dari kita yang mengetahui bahwa teki yang selama ini hanya dianggap sebagai gulma ternyata memiliki khasiat yang sangat baik untuk membantu merangsang produksi ASI.

Menurunkan Kolesterol Tinggi
Kandungan senyawa bioaktif pada ekstrak teki dapat bertindak secara efektif dalam menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saponin yang terkandung di dalam umbi teki. Memiliki kemampuan untuk menurunkan kolesterol di dalam darah, ekstrak teki bisa mengurangi kadar LDL (kolesterol jahat) dan tingkat trigliserida.

Referensi:
– Lawal OA, Oyedeji AO. 2009. Chemical composition of the essential oils of Cyperus rotundus L. from South Africa. Molecules. 14:2909-2917.
– Pandey PV, Widdhy B, Adithya Y. 2013. Uji efek analgetik ekstra rumput teki (Cyperus rotundus L) pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus novergicus). PHARMACON. 2(02):44-48.
– Susianti. 2015. Potensi rumput teki (Cyperus rotundus L) sebagai agen antikanker. Prosiding Seminar Presentasi Artikel Ilmiah Dies Natalis FK Unila ke 13, Oktober 2015,  Bandar Lampung. Hal 52-57.


teki berkhasiat

Artikel kiriman dari: Ade Irma S
(Mahasiswi S2 Agronomi dan Hortikultura IPB)


Baca artikel Tani Daily lainnya disini
Ikuti youtube terbaru urbantani.id disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *