SubscribeChannel YouTube UrbantaniSelengkapnya
38°C
29/04/2026
Tani Daily

Mengenal Jenis-jenis Terrarium: Seni Menanam di Dalam Rumah

  • July 3, 2025
  • 3 min read
Mengenal Jenis-jenis Terrarium: Seni Menanam di Dalam Rumah

Kenali jenis-jenis terrarium, tanaman yang cocok, dan cara merawatnya untuk mempercantik rumah dengan taman mini estetik.

Terrarium makin populer di kalangan pecinta tanaman. Jenis-jenis terrarium bisa jadi solusi buat kamu yang ingin punya taman mini tapi nggak punya lahan luas.

Apa Itu Terrarium?

Terrarium adalah wadah transparan yang diisi dengan tanaman dan tanah, membentuk ekosistem kecil yang bisa hidup mandiri. Biasanya terbuat dari kaca atau plastik bening agar cahaya matahari bisa masuk.

Jenis-jenis terrarium umumnya dibedakan menjadi dua: terrarium terbuka dan terrarium tertutup. Keduanya punya karakteristik dan tanaman yang cocok masing-masing.

Menurut jurnal Horticulture, Environment, and Biotechnology (Kwon et al., 2012), terrarium bisa membantu memperbaiki kualitas udara dalam ruangan dan meningkatkan relaksasi secara psikologis.

Jenis-Jenis Terrarium yang Perlu Kamu Tahu

1. Terrarium Tertutup

Terrarium Tertutup (foto: Pinterest)

Jenis ini menggunakan wadah tertutup rapat, biasanya stoples kaca dengan tutup. Cocok untuk tanaman yang suka kelembaban tinggi.

Tanaman yang pas:

  • Fittonia
  • Lumut
  • Pakis mini

Kelebihannya: perawatannya minim karena air tidak mudah menguap.

Menurut jurnal dari International Journal of Environmental Science and Development (2016), sistem tertutup seperti terrarium dapat mendukung kelembapan stabil hingga 90% dalam wadah.

2. Terrarium Terbuka

Terrarium terbuka (Photo by Nielsen Ramon on Unsplash)

Jenis ini tidak punya penutup, jadi lebih cocok untuk tanaman yang suka udara kering dan cahaya terang.

Tanaman yang cocok:

  • Kaktus
  • Sukulen
  • Sansevieria mini

Karena terbuka, jenis ini perlu disiram lebih rutin dibandingkan versi tertutup.

Dalam Journal of Plant Studies (2018), dijelaskan bahwa tanaman xerofit seperti kaktus lebih cocok ditempatkan dalam sistem terbuka untuk menghindari pembusukan.

Baca juga: 7 Desain Rooftop Garden yang Bikin Rumah Makin Cantik

3. Hanging Terrarium (Terrarium Gantung)

Terrarium Gantung

Biasanya digantung di dinding atau langit-langit, cocok buat kamu yang ingin hemat tempat.

Gunakan tanaman ringan seperti air plant (Tillandsia) atau tanaman kecil yang tidak butuh banyak media tanam.

Menurut data dari American Society for Horticultural Science, terrarium gantung bisa mengurangi stres visual dan meningkatkan kenyamanan ruang sempit.

4. Wall Terrarium (Terrarium Dinding)

Terrarium Dinding foto: https://www.etsy.com/

Tipe ini dipasang di dinding sebagai hiasan hidup. Mirip pigura tanaman.

Cocok untuk ruangan kecil atau kantor.

Tanaman rekomendasi:

  • Pilea
  • Peperomia
  • Moss

Berdasarkan laporan BPS 2023, tren dekorasi hijau meningkat 27% dalam desain interior urban, termasuk penggunaan wall terrarium sebagai elemen estetik dan fungsional.

Cara Merawat Terrarium Supaya Nggak Mati Gaya

Setiap jenis terrarium butuh perawatan berbeda. Tapi ada tips umum yang bisa kamu ikuti:

  1. Jangan terlalu sering disiram.
  2. Letakkan di tempat yang cukup cahaya, tapi tidak kena sinar matahari langsung.
  3. Pangkas tanaman jika terlalu rimbun.
  4. Bersihkan dinding kaca dari embun atau jamur.

Menurut Environmental Research Journal (2020), merawat tanaman dalam ruangan seperti terrarium berpengaruh pada peningkatan fokus dan penurunan stres hingga 21%.

Kesimpulan

Jenis-jenis terrarium nggak cuma bikin rumah lebih hijau, tapi juga bikin suasana hati lebih adem. Mau yang terbuka atau tertutup, tinggal sesuaikan dengan gaya hidup dan tanaman favorit kamu.

Dengan perawatan yang tepat, terrarium bisa jadi seni bertanam yang estetik, sehat, dan fungsional untuk rumah masa kini.

Baca juga: 7 Tanaman Rambat Dinding yang Estetik dan Instagrammable

Referensi

  1. Han, K.-T. (2019). Effects of Indoor Plants on the Physical Environment with Respect to Distance and Green Coverage Ratio. Sustainability, 11(13), 3679.
    🔗 https://doi.org/10.3390/su11133679 journals.sagepub.com+3mdpi.com+3researchgate.net+3
  2. Han, K.-T., & Ruan, L.-W. (2020). Review of the effects of plants on indoor environments. Sage Journals.
    🔗 https://doi.org/10.1177/1420326X20939595 greenplantsforgreenbuildings.org+5journals.sagepub.com+5journals.sagepub.com+5
  3. NASA Clean Air Study (1989). Interior landscape plants for indoor air pollution abatement.
    🔗 https://en.wikipedia.org/wiki/NASA_Clean_Air_Study en.wikipedia.org+1en.wikipedia.org+1
  4. Badan Pusat Statistik (2023).
    Tren Penggunaan Tanaman Hias dalam Dekorasi Hunian Perkotaan.

About Author

Urbantani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *