Detik-Detik Tangis Haru Peneliti Temukan Bunga Langka Rafflesia Hasseltii di Hutan Sumatera
Sebuah penemuan flora langka dan dilindungi yang mengharukan terjadi di Kawasan Sumpur Kudus, Sumatera Barat, ketika bunga Rafflesia hasseltii—dijuluki “cendawan muka harimau”—berhasil ditemukan pada Selasa, 18 November 2025. Penemuan monumental ini melibatkan Ahli Biologi Oxford University, Dr. Chris Thorogood, dan aktivis lingkungan lokal, Septian Andriki.
Tonton juga: Menjelajahi Ketahanan Pohon Tabebuya
Perjuangan tim untuk mencapai bunga ini sangatlah berat, melibatkan penjelajahan siang dan malam melintasi hutan hujan tropis terpencil yang diawasi oleh harimau Sumatera. Momen paling menggugah terekam dalam video Oxford University, di mana Septian Andriki terlihat menangis haru. Air mata tersebut bukan tanpa alasan; Andriki mengungkapkan bahwa ini adalah hasil dari pencarian dan penantian yang gigih selama 13 tahun.
Bagi Andriki, penemuan ini adalah puncak dari kesabaran panjang. Keberhasilan menyaksikan mekarnya bunga yang “lebih sering dilihat harimau daripada manusia” ini menyoroti kekayaan flora endemik Indonesia dan urgensi konservasi.

