SubscribeChannel YouTube UrbantaniSelengkapnya
38°C
January 18, 2026
Sosok & Komunitas

Prof. Herry S. Utomo: Diaspora UB yang Menembus Batas, Ciptakan Beras Tinggi Protein Pertama di Dunia

  • August 21, 2025
  • 4 min read
Prof. Herry S. Utomo: Diaspora UB yang Menembus Batas, Ciptakan Beras Tinggi Protein Pertama di Dunia

Menjadi profesor di universitas negeri Amerika Serikat adalah pencapaian langka, apalagi bagi warga negara asing. Namun, Prof. Ir. Herry S. Utomo, MS, PhD, alumnus Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB), berhasil mematahkan stigma tersebut.

Dikutip dari website prasetya.ub.ac.id Ia kini menjabat sebagai profesor tetap (tenured professor) di Louisiana State University (LSU) dan telah mengukir sejarah dengan menciptakan varietas padi tinggi protein pertama di dunia. Kisah suksesnya membuktikan bahwa ketekunan dan komitmen seorang anak bangsa bisa membawa nama harum di kancah global.

Dari UB Menuju Puncak Akademis di Amerika

Perjalanan karier akademis Herry dimulai setelah menyelesaikan studi sarjana di UB. Ia melanjutkan studi magister di University of Kentucky dan meraih gelar doktor di LSU dengan beasiswa penuh. Melalui seleksi pascadoktoral yang ketat, ia berhasil diangkat menjadi asisten profesor, lalu naik jabatan menjadi profesor madya, hingga akhirnya ditetapkan sebagai profesor penuh pada 2017. Pengukuhan ini bukan hanya pengakuan akademis, tetapi juga bukti integritas dan produktivitas risetnya. LSU bahkan menganugerahinya gelar F. Avalon Daggett Endowed Professor, penghargaan bergengsi bagi akademisi dengan pengaruh ilmiah luar biasa.

“Saya tidak pernah membayangkan bisa meraih gelar profesor tetap di universitas negeri Amerika. Ini adalah hasil proses panjang, bukan hanya soal kecerdasan, tapi juga ketekunan, karakter, dan komitmen untuk terus berkembang. Jabatan ini adalah tanggung jawab, bukan semata-mata prestise,” ungkap Prof. Herry. Baginya, setiap capaian adalah langkah untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

Inovasi Monumental: Cahokia Rice, Beras Tinggi Protein Non-GMO

Salah satu terobosan terbesar Prof. Herry adalah penciptaan varietas padi tinggi protein pertama di dunia yang diberi nama Cahokia Rice. Berbeda dari metode rekayasa genetik (GMO), ia dan timnya mengembangkan varietas ini melalui proses mutasi alami. Hasilnya, beras dengan indeks glikemik rendah dan kadar protein 50 persen lebih tinggi dari beras biasa. Varietas ini telah dipatenkan dan dipasarkan secara komersial di Amerika.

Prof. Herry menjelaskan bahwa Cahokia Rice adalah misi kemanusiaan untuk menciptakan solusi pangan sehat dan alami, yang dapat mengatasi masalah gizi global. Pengembangannya memakan waktu bertahun-tahun, melalui riset holistik mulai dari seleksi genetik hingga pengujian kualitas gizi.

“Kami memilih jalur non-GMO karena ingin menghasilkan varietas yang dapat diterima luas oleh masyarakat. Inovasi ini menunjukkan bahwa sains bisa sejalan dengan kearifan lokal dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Prof. Herry S. Utomo, Ciptakan Beras Tinggi Protein Pertama di Dunia

Potensi Cahokia Rice untuk Ketahanan Pangan Indonesia

Cahokia Rice memiliki keunggulan agronomis yang menjanjikan, dengan masa panen pendek dan ketahanan terhadap penyakit jamur. Produktivitasnya bahkan mampu menghasilkan hingga 150 kg protein murni per hektare, setara dengan 550 kg daging atau 4.500 liter susu. Jika varietas ini ditanam di Indonesia, diperkirakan dapat menambah asupan protein nasional hingga 1 juta ton per tahun.

Prof. Herry berharap Cahokia Rice bisa menjadi model untuk pengembangan varietas fungsional lain di Indonesia. Ia pun membuka peluang kerja sama riset dengan institusi dalam negeri untuk mengadaptasi teknologi ini. Meskipun menetap di Amerika, Prof. Herry tetap menjaga keterhubungan erat dengan Indonesia. Ia aktif menjalin kolaborasi, membagikan ilmunya melalui kuliah daring, serta terlibat dalam misi sosial di wilayah tertinggal seperti Papua.

Komitmen Patriotisme dan Pesan untuk Generasi Muda

Selain di bidang akademis, Prof. Herry kini menjabat sebagai Presiden Indonesian Diaspora Network United (IDN-U). Jabatan ini menunjukkan komitmennya untuk menjembatani ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kontribusi nyata bagi tanah air. Ia meyakini, semangat patriotisme di antara diaspora adalah kekuatan luar biasa yang dapat menjadi katalisator inovasi dan perubahan.

Dalam pesannya untuk mahasiswa Indonesia, terutama civitas akademika UB, Prof. Herry menekankan pentingnya mentalitas pantang menyerah. Ia mengajak generasi muda untuk keluar dari zona nyaman, tidak takut gagal, dan terus memperbaiki diri.

“Dunia itu luas. Gunakan masa kuliah bukan hanya untuk IPK bagus, tapi juga untuk membangun karakter, memperluas jaringan, dan memahami bagaimana memberi manfaat untuk masyarakat,” pesannya.

Prof. Herry juga berpesan agar generasi muda tidak menunggu kesempatan, melainkan menciptakannya sendiri. Ia berharap, setelah meraih sukses, mereka dapat kembali ke Indonesia untuk membangun negeri dengan pengalaman dan ilmu yang mereka bawa. “Indonesia butuh kalian,” pungkasnya penuh optimisme, meyakini mahasiswa UB punya kapasitas besar untuk menjadi bagian dari perubahan positif di masa depan.

Sumber: https://prasetya.ub.ac.id/herry-s-utomo-alumni-ub-jadi-profesor-tetap-di-usa-ciptakan-beras-tinggi-protein-pertama-di-dunia/

About Author

Urbantani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *