Apa Saja Tanaman Purba? 7 Spesies Tertua di Bumi Ini Sudah Ada Sejak Zaman Dinosaurus

Pernah penasaran tanaman purba apa saja? Ternyata ada tumbuhan langka yang usianya lebih tua dari manusia, bahkan sejak pada zaman dinosaurus.
Menariknya, beberapa tanaman ini masih bisa kamu temukan di hutan tropis, taman botani, atau bahkan di pekarangan rumah. Yuk, kenalan lebih dekat dengan 7 tanaman purba yang jadi saksi sejarah kehidupan Bumi.
1. Ginkgo Biloba – Si Fosil Hidup dari Asia Timur

Ginkgo biloba dikenal sebagai fosil hidup karena bentuk dan genetikanya hampir nggak berubah selama lebih dari 200 juta tahun. Tanaman ini berasal dari Tiongkok dan kini banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias maupun obat herbal.
Menurut jurnal Paleobiology (Smith et al., 2018), struktur daun dan genetik Ginkgo nyaris identik dengan fosilnya di era Jurassic. Hal ini menjadikannya satu dari sedikit spesies yang lolos dari kepunahan massal.
Baca juga: Mengenal Aglonema Lipstik: Tanaman Hias yang Bikin Rumah Makin Cantik
2. Cycas Revoluta – Tanaman Sikas yang Mirip Palem

Cycas revoluta atau sikas sering dikira palem, padahal tumbuhan ini termasuk keluarga Cycadaceae yang sudah ada sejak era Permian, sekitar 280 juta tahun lalu.
Penelitian oleh Zhou dan Zheng (2019) dari Journal of Systematic Botany menyebutkan bahwa Cycas punya sistem reproduksi yang unik dan tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem, membuatnya tetap eksis hingga sekarang.
3. Wollemia Nobilis – Pohon Rahasia dari Australia

Wollemia nobilis sempat dianggap punah selama 90 juta tahun, sampai akhirnya ditemukan kembali di hutan terpencil Australia pada 1994. Pohon ini jadi bukti nyata bahwa alam masih menyimpan banyak kejutan.
Dalam riset yang diterbitkan di Nature Ecology & Evolution (Martin et al., 2021), disebutkan bahwa Wollemia memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap perubahan suhu ekstrem dan tingkat kelembaban yang fluktuatif.
4. Equisetum – Tanaman Paku Ekor Kuda

Kalau kamu pernah lihat tanaman yang bentuknya mirip sapu lidi berdiri, bisa jadi itu Equisetum. Tanaman ini sudah eksis sejak lebih dari 300 juta tahun lalu dan dikenal dengan nama paku ekor kuda.
Berdasarkan data dari Botanical Review (Hauke, 2020), Equisetum adalah satu-satunya genus yang masih bertahan dari kelas Equisetopsida. Kemampuannya menyerap logam berat membuatnya populer di dunia fitoremediasi.
5. Selaginella – Si Lumut Purba yang Unik

Meskipun sering dikira lumut, Selaginella sebenarnya bukan lumut biasa. Tanaman ini termasuk dalam kelompok Lycopodiophyta dan sudah hidup sejak zaman Karbon, sekitar 300 juta tahun lalu.
Menurut jurnal Plant Biology Today (López & Kramer, 2022), Selaginella punya mekanisme “dormansi ekstrem” yang bikin dia bisa hidup meski kekeringan total, lalu hidup kembali saat tersiram air.
6. Metasequoia Glyptostroboides – Si Merah Purba dari China

Dulu dianggap punah, Metasequoia atau dawn redwood ditemukan hidup di China pada 1940-an. Tanaman ini sempat mendominasi belahan utara Bumi pada era Mesozoikum.
Riset yang dimuat di International Journal of Plant Sciences (Tang & Zhou, 2020) menyebut Metasequoia punya siklus hidup dan adaptasi daun yang efisien dalam kondisi iklim lembap dan sejuk.
7. Psilotum Nudum – Tanaman Purba Tanpa Akar Sejati

Psilotum atau whisk fern adalah salah satu tanaman purba yang paling unik karena nggak punya akar sejati. Ia tumbuh di tanah atau epifit pada tanaman lain dan punya struktur mirip batang bercabang.
Studi oleh Chen dan Wu (2021) di Journal of Plant Morphology menyebut bahwa struktur morfologi Psilotum nyaris nggak berubah sejak era Devonian, membuatnya disebut sebagai tanaman “transisional” dari lumut ke paku-pakuan.
Baca juga: 7 Tanaman untuk Skincare yang Ampuh Mencerahkan Kulit
Kenapa Tanaman Purba Bisa Bertahan?
Tanaman-tanaman ini punya satu kesamaan: kemampuan adaptasi luar biasa. Baik terhadap iklim ekstrem, tanah miskin nutrisi, atau perubahan suhu drastis. Hal ini membuat mereka bertahan melewati berbagai masa kepunahan besar.
Menurut laporan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2023, adaptasi biologis seperti metabolisme lambat, struktur daun efisien, dan sistem reproduksi unik jadi kunci utama tanaman purba bertahan jutaan tahun.
Manfaat Tanaman Purba di Era Modern
Nggak cuma jadi objek penelitian, banyak tanaman purba yang sekarang punya manfaat besar:
- Ginkgo biloba untuk obat herbal penambah daya ingat
- Cycas dan Metasequoia sebagai tanaman hias unik
- Equisetum untuk fitoremediasi tanah tercemar
- Selaginella untuk penghijauan di area kering
Tanaman-tanaman ini juga penting buat pelestarian biodiversitas dan bisa jadi inspirasi desain pertamanan alami di rumah.
Nah, sekarang kamu udah tahu apa saja tanaman purba yang masih bertahan sampai hari ini. Menakjubkan banget, kan, gimana tumbuhan-tumbuhan ini bisa tetap hidup sejak ratusan juta tahun lalu?.

